Internasional

93 Mahasiswa Tertahan di Wuhan

BEIJING, SENAYANPOST.com – Mahasiswa Indonesia di Wuhan, China, ikut diisolasi menyusul menyebarnya virus corona. Perhimpunan Pelajar Indonesia Tiongkok cabang Wuhan mencatat, hingga Jumat (24/1/2020) pukul 11.00 waktu setempat, ada 93 mahasiswa Indonesia yang bertahan di Wuhan.

“Sampai saat ini tidak ada laporan WNI di Kota Wuhan yang terjangkit virus corona. Semua mahasiswa rata-rata tinggal di asrama dan selalu dalam pantauan kampus,” kata Ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia di Tiongkok (PPIT) Cabang Wuhan Nur Musyafak dalam keterangan tertulisnya, Jumat (24/1/2020).

Menurut dia, hampir seluruh pihak kampus di Wuhan melakukan berbagai upaya pencegahan dengan membagikan masker, sabun cair, dan termometer gratis kepada setiap mahasiswa.

PPIT Wuhan selalu berkoordinasi dengan pihak Kedutaan Besar RI di Beijing dan Direktorat Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri RI.

Duta Besar RI untuk China Djauhari Oratmangun meminta semua WNI di Wuhan agar tidak panik.

Pemerintah China memastikan kebutuhan hidup masyarakat Wuhan terpenuhi selama penutupan berlangsung.

Sementara itu, otoritas kesehatan di China menyebutkan bahwa hingga Jumat terdapat 830 orang di 29 provinsi terpapar virus baru 2019-nCoV yang menyebabkan radang paru-paru (pneumonia) berat.

Dari jumlah itu, terdapat 34 orang telah diizinkan meninggalkan rumah sakit dan 25 orang meninggal dunia.

Dari 25 pasien yang tewas, sebanyak 24 berasal dari Provinsi Hubei dan satu lagi dari Provinsi Hebei.

Sebelumnya KBRI Beijing mencatat 428 WNI yang tinggal di Provinsi Hubei dan 200 di antaranya di Wuhan.

Namun sebagian besar sudah pulang ke Tanah Air untuk mengisi liburan musim dingin yang bertepatan dengan musim libur Tahun Baru Imlek dan libur semester. (Ant)

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close