Internasional

78 Persen Warga Korsel Mempercayai Kim Jong-un

SEOUL, SENAYANPOST.com – Persepsi masyarakat dunia terhadap Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un berubah. Itu setelah digelarnya pertemuan bersejarah antara Presiden Korea Selatan (Korsel) Moo Jae-in dengan Jong-un.

Dalam jajak pendapat terbaru menunjukkan 78 persen warga Korsel menyatakan mereka mempercayai Kim Jong-un. Jumlah itu meningkat jauh ketimbang survei yang diadakan hanya satu setengah bulan lalu. Saat itu hanya 10 persen warga Korsel yang mempercayai Kim Jong-un.

Survei terbaru tersebut dilakukan oleh Pusat Penelitian Korea seperti dikutip dari Bloomberg, Rabu (2/5/2018).

Lebih dari 35 persen responden untuk jajak pendapat yang dilakukan awal pekan ini mengatakan pencapaian terbesar pertemuan itu adalah janji untuk membersihkan Semenanjung Korea dari senjata nuklir.

Hampir 30 persen mengatakan Moon Jae-in melangkah ke perbatasan atas saran dadakan Kim Jong-un adalah momen paling mengesankan dari pertemuan bersejarah itu.

Dukungan untuk Kim Jong-un sekarang hampir setinggi Moon Jae-in, yang mendapat dukungan hingga 86 persen. Presiden Korsel itu telah menikmati popularitas tertinggi di antara semua presiden Negeri Gingseng itu dalam sejarah sejak pelantikannya tahun lalu.

Pertanyaannya sekarang adalah apakah persepsi positif tentang Kim Jong-un akan terus berlanjut hingga melampaui pertemuan puncak yang direncanakan antara pemimpin Korut itu dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, yang kemungkinan akan dihelat akhir bulan ini.

Pertemuan puncah kedua pemimpin Korea itu dipenuhi dengan adegan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Kim Jong-un melangkahi lempengan beton setinggi pergelangan kaki yang memisahkan Semenanjung Korea – dan kemudian berjalan kembali melintasi perbatasan dengan bergandengan tangan dengan Moon.

Keduanya terlibat obrolan pribadi selama 30 menit di hutan di depan kamera televisi.

Adegan dilanjuti dengan pernyataan langsung pertama kepada wartawan oleh seorang pemimpin Korut. Rasa humor Kim Jong-un dan sikap hormatnya terhadap Moon Jae-in, yang lebih dari 30 tahun lebih tua darinya.

Lebih penting lagi dari pertemuan itu adalah kedua pemimpin menandatangani deklarasi untuk mengakhiri perang tujuh dekade tahun ini, dan mengejar “denuklirisasi penuh” Semenanjung Korea.

Kim Jong-un juga menyerukan seringnya pertemuan antara para pemimpin, sebuah perubahan besar yang diberikan hanya dari tiga pertemuan puncak yang terjadi sejak perang. (WW)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close