7 Dokter, 11 Perawat dan 1 Driver Positif Corona, Rumah Sakit di Kuningan Jadi Klaster

7 Dokter, 11 Perawat dan 1 Driver Positif Corona, Rumah Sakit di Kuningan Jadi Klaster

JAKARTA, SENAYANPOST.com – 19 tenaga kesehatan (nakes) dan pekerja bagian umum di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) 45 Kuningan dikonfirmasi positif terpapar Covid-19. Hal ini membuat rumah sakit itu jadi klaster baru penyebaran virus corona.

“Jumlah 19 orang yang diketahui positif itu setelah mengikuti tes usap massal yang dilakukan rumah sakit beberapa waktu lalu,” kata Direktur Utama RSUD 45 Kuningan, dr Deki Saifullah, kepada Tribun, Senin (3/8/2020).

Mereka yang terpapar positif covid-19, kata Deki, terdiri dari tujuh dokter, sebelas perawat, dan satu orang petugas kebersihan.

“Semua tenaga kesehatan dan karyawan yang positif menjalani isolasi di bekas rumah sakit bersalin Citra Ibu,” ujarnya.

Rumah sakit bersalin di Jalan Ciharendong No 9, Cigugur itu sejak 7 April diresmikan Bupati Kuningan, Acep Purnama, menjadi rumah sakit khusus untuk menangani pasien korona.

Adapun pelayanan di RSUD 45 yang terletak di Jalan Jenderal Sudirman No 68, Awirarangan, Kecamatan Kuningan itu sekarang dibatasi karena adanya klaster baru.

“Kami masih memberikan pelayanan kepada warga namun teknis penerimaan calon pasien atau pengunjung dibuatkan tempat khusus yang mendapat pengawalan petugas Covid-19,” kata Deki.

RSUD 45 juga meniadakan jam besuk, membatasi jumlah penunggu pasien, serta menunda melakukan operasi.

“Penundaan itu hanya berlaku bagi operasi yang tidak darurat,” ujarnya.

Juru Bicara Tim Crisis Centre Covid-19 Kuningan, Agus Mauludin, mengatakan, hasil tes usap pekerja RSUD 45 tersebut diterima pada Kamis (30/7), sehari sebelum Iduladha.

“Kasusnya sudah dilaporkan kepada Bupati,” ucapnya.

Bupati Acep, mengatakan, untuk tenaga kesehatan dan pegawai RSUD 45 yang diisolasi di RS Citra Ibu, dalam waktu satu atau dua hari ini akan dilakukan tes swab ulang.

“Tenaga kesehatan dan pegawai RSUD 45 yang positif Covid-19 tersebut tidak menunjukkan gejala apapun dalam aktivitas sehari–hari. Mereka semua itu masuk kategori kasus orang tanpa gejala (OTG),” kata Acep.

Munculnya kluster baru di RSUD 45, kontan membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kuningan gencar melakukan penyemprotan cairan disinfektan di lingkungan rumah sakit dan sejumlah lembaga pendidikan di Kuningan.

Hingga Senin (3/8), kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kuningan sebanyak 70 orang. Dari jumlah itu 41 orang sembuh, 27 orang masih dalam pengawasan, dan dua orang meninggal.