Nasional

7.000 Hektar Wilayah Laut Terdampak Tumpahan Minyak

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Kepala Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Kalimantan (P3EK) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Tri Bangun Laksana, mengungkapkan, dampak tumpahan minyak mentah di Teluk Balikpapan, Kalimantan Timur, mencapai 7.000 hektare.

“Luasannya mencapai tujuh ribu hektare dengan panjang pantai di sisi Balikpapan dan Penajam Paser Utara sekitar 60 kilometer,” kata Tri Bangun Laksana, kepada wartawan di Balikpapan, Rabu (4/4/2018).

Ada juga hasil analisis citra satelit oleh Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (Lapan) per 1 April 2018, berdasarkan citra atau imaji dari satelit Landsat dan Radar Sentinel 1A.

Hasil analisis itu menyebutkan luasan wilayah laut yang terdampak tumpahan minyak akibat patahnya pipa penyalur di bawah laut milik Pertamina itu mencapai 12.987,2 hektare.

Data tersebut terdapat dalam laporan Tim Penanganan Kejadian Tumpahan Minyak di Perairan Teluk Balikpapan.

P3EK menjadi bagian dari tim bersama dengan Direktorat Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan, Ditjen Penegakan Hukum, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Kaltim Unit Balikpapan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Balikpapan, dan Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut Pontianak Satuan Kerja Balikpapan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan. (JS)

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close