6 Orang Tewas Akibat Ledakan Pabrik Kimia di China

6 Orang Tewas Akibat Ledakan Pabrik Kimia di China

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Ledakan dilaporkan terjadi di sebuah pabrik kimia yang berlokasi dekat Wuhan, China, dengan enam orang dinyatakan tewas. Rekaman yang dirilis media pemerintah CCTV menunjukkan, asap hitam pekat mengepul ke langit dalam insiden yang terjadi Senin (3/8/2020).

Dalam keterangan pemerintah di kota Xiliuhe, China tengah, selain enam tewas, empat lainnya terluka dalam ledakan di pabrik kimia. Insiden itu dilaporkan terjadi di Perusahaan Silikon Lanhua di kawasan Xiantao, pukul 17.30 waktu setempat, demikian pernyataan pemerintah.

Ledakan itu terjadi di bengkel yang digunakan menyimpan butanone oxime, bahan yang bisa dipakai sebagai agen pengawet silikon. Dilansir Daily Mail, pernyataan itu disampaikan Departemen Propaganda Komite Partai Xiantao di media sosial.

Dalam tayangan yang disiarkan CCTV, nampak sekelompok warga setempat berkumpul dan menyaksikan ketika asap mulai berkumpul di kompleks pabrik. Sementara Hubei Radio dan Television Station melaporkan, sejumlah warga mengaku kaca rumah mereka rusak karena terkena tekanan ledakan.

Pemerintah kota mengerahkan 14 mobil pemadam kebakaran dan 100 anggota penyelamat, termasuk paramedis dan pejabat lingkungan, ke lokasi kejadian. Di antara enam korban tewas, salah satunya terjadi di rumah sakit di mana tim medis gagak melakukan resusitasi. Sementara lima lainnya menghilang.

Ledakan dilaporkan terjadi di sebuah pabrik kimia yang berlokasi dekat Wuhan, China, dengan enam orang dinyatakan tewas. Rekaman yang dirilis media pemerintah CCTV menunjukkan, asap hitam pekat mengepul ke langit dalam insiden yang terjadi Senin (3/8/2020).

Dalam keterangan pemerintah di kota Xiliuhe, China tengah, selain enam tewas, empat lainnya terluka dalam ledakan di pabrik kimia. Insiden itu dilaporkan terjadi di Perusahaan Silikon Lanhua di kawasan Xiantao, pukul 17.30 waktu setempat, demikian pernyataan pemerintah.

Ledakan itu terjadi di bengkel yang digunakan menyimpan butanone oxime, bahan yang bisa dipakai sebagai agen pengawet silikon. Dilansir Daily Mail Selasa (4/8/2020), pernyataan itu disampaikan Departemen Propaganda Komite Partai Xiantao di media sosial.

Dalam tayangan yang disiarkan CCTV, nampak sekelompok warga setempat berkumpul dan menyaksikan ketika asap mulai berkumpul di kompleks pabrik.

Sementara Hubei Radio dan Television Station melaporkan, sejumlah warga mengaku kaca rumah mereka rusak karena terkena tekanan ledakan. Pemerintah kota mengerahkan 14 mobil pemadam kebakaran dan 100 anggota penyelamat, termasuk paramedis dan pejabat lingkungan, ke lokasi kejadian.

Di antara enam korban tewas, salah satunya terjadi di rumah sakit di mana tim medis gagak melakukan resusitasi. Sementara lima lainnya menghilang.