Lintas DaerahPeristiwa

6 Hari Hilang Terseret Ombak, Jenazah Ihsan Ditemukan di Pantai Jayanti

CIANJUR, SENAYANPOST.com – Salah seorang korban tenggelam pada Sabtu (18/5) yang sempat dilaporkan hilang akhirnya ditemukan. Jenazah diketahui atas nama Ihsan Mubarok (10) ditemukan 75 kilometer dari lokasi pertama kali hilang di kawasan pantai Cijeruk, Kecamatan Cibalong.

“Di temukan sekitar 75 KM dari LKP (Last Known Position) di Pantai Jayanti daerah proyek Megatop Kec Cidaun Kab Cianjur dalam keadaan meninggal dunia. Korban kemudian dikembalikan ke rumah duka di Garut,” kata Humas Kantor SAR Bandung, Jhosua Banjarnahor, Kamis (23/5).

Sebelum ditemukan, kata Jhosus, tim dari Basarnas Kantor SAR Bandung sempat melakukan pencarian selama beberapa hari. Tim pencarian dibagi menjadi dua SRU (Search and Rescue Unit), yaitu SRU 1 dengan melakukan penyisiran darat dari LKP sampai ke Peledakan sejauh 2 KM. Sedangkan SRU 2 melakukan penyisiran darat dari Peledakan sampai ke Pantai Karang Paranje sejauh 4 KM.

“Hari kelima pencarian kita fokuskan penyisiran darat SRU 1 dari wilayah Pantai Santolo ke Pantai Karangpapak dan fokus penyisiran darat SRU 2 dari Pantai Punaga ke Pantai Sayang Heulang. Akhirnya pada hari keenam pencarian, Ihsan ditemukan di wilayah Pantai Jayanti, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur,” katanya.

Sebelumnya, dua anak tenggelam terbawa arus ombak saat berenang di sekitar pantai selatan Garut. Seorang anak ditemukan meninggal dunia, sedangkan satu lagi masih dalam proses pencarian tim SAR gabungan.

Peristiwa itu terjadi di sekitar pantai Cijeruk, Kecamatan Cibalong, pada Sabtu (18/5) sekitar pukul 13.15 WIB. Kedua korban diketahui tengah bermain di sekitar bibir pantai bersama tiga temannya.

“Lima orang anak ini diketahui berenang, namun saat berenang dua anak terbawa ombak sehingga tenggelam. Mereka yang selamat langsung melapor ke kita. Dua anak yang tenggelam ini diketahui bernama Ihsan Mubarok (10) dan Zeri Surya Daula (10). Keduanya warga Cibalong,” ujar Kapolsek Cibalong, AKP Ridwan Tampubolon saat dihubungi, Sabtu (18/5) malam.

Polisi langsung berkoordinasi dengan Satpolair Polres Garut untuk melakukan pencarian dibantu warga setempat usai mendapat laporan tersebut. Beberapa saat setelah melakukan pencarian, salah seorang korban atas nama Seri Surya Daula ditemukan di sekitar lokasi ia berenang bersama teman-temannya. “Ia ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia. Untuk satu korban lagi hingga saat ini masih dilakukan pencarian,” ucapnya.

Ridwan menyebut kondisi ombak di pantas selatan saat ini memang cukup tinggi sehingga membahayakan jika melakukan aktivitas di lautan. Bahkan, karena kondisinya tersebut para nelayan pun jarang melaut karena takut terjadi hal yang tidak diinginkan.

“Kami mengimbau dengan kondisi air laut saat ini yang kurang bagus agar tidak melakukan aktivitas di sekitarnya. Apalagi jika aktivitas tersebut dilakukan di tempat yang diberi bendera merah,” katanya.

KOMENTAR
Tags
Show More
Close