Hukum

56 Tahanan Terorisme Tiba, Penjagaan Rutan Gunung Sindur Diperketat

BOGOR, SENAYANPOST.com – Penjagaan di Rumah Tahanan (Rutan) Gunung Sindur, Bogor diperketat menyusul dipindahkannya 56 tahanan kasus terorisme dari Lapas Nusakambangan ke rutan berjuluk high maximum security tersebut, Minggu (20/5) malam.

Sejumlah aparat kepolisian berjaga-jaga di sekitar lokasi rutan dilengkapi sejata. Mereka juga melakukan pemeriksaan terhadap masyarakat yang melintas di kawasan tersebut.

Sekretaris Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Liberty Sitinjak mengatakan, pengamanan dilakukan mengingat Rutan Gunung Sindur termasuk ke dalam level high risk. Hal itu sudah bagian dari Standar Operasional Prosedur (SOP).

“Bahwa di sini (Rutan Gunung Sindur) kan sudah termasuk high risk ya. Hanya saja yang perlu ditingkatkan adalah kewaspadaan,” kata Liberty.

Ia mengaku belum mengetahui identitas para tahanan yang dipindahkan tersebut. Ia masih menunggu data-data itu. “Besok akan kita lihat semua data itu,” katanya.

Ia menambahkan, ke-56 tahanan terorisme itu adalah mereka yang sebelumnya dipindahkan dari Mako Brimob Kelapa Dua ke Lapas Nusakambangan, pascainsiden kerusuhan.

Selama di Rutan Gunung Sindur, mereka ditempatkan di sebuah sel khusus one men one cell. Satu tahanan, satu sel. Penjagaan ketat juga disiagakan.

“Pemindahan dilakukan untuk mempermudah proses hukum yang saat ini masih dijalani oleh para tahanan,” ucapnya.

“Mereka ini kan masih menjalani proses tindak lanjut penyidikan dan proses peradilannya sampai ada keputusan berkekuatan tetap,” imbuhnya. (MU)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close