Peristiwa

5 Tahun Terisolir di Perkebunan Warga, Gajah Septi Dikembalikan ke Habitatnya

BANDA ACEH, SENAYANPOST.com – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh berhasul mentranslokasi gajah betina berusia 20 tahun ke habitatnya. Sebelumnya, gajah itu terisolasi di perkebunan warga selama lima tahun.

Kepala BKSDA Aceh, Sapto Aji Prabowo menjelaskan, gajah betina itu berhasil ditranslokasi pada Sabtu (8/12/2018) lalu. Untuk memindahkannya, petugas membius gajah liar tersebut agar dapat dipindahkan.

“Lalu gajah yang setengah terbius itu ditarik menggunakan gajah jinak menuju truk pengangkut,” katanya di Banda Aceh, Selasa (11/12/2018).

Dia menjelaskan, petugas baru berhasil memindahkan gajah tersebut pada Senin (10/12). Tim berhasil menarik Septi menuju hutan Linsung Bengkung berjarak sekitar 20 kilometer.

“Upaya dilakukan tengah malam hingga pagi untuk menghindari sengatan matahari yang bisa membahayakan keselamatan gajah. Senin 10 Desember sekira pukul 10.00 WIB gajah sampai pada titik pelepasan yang direncanakan,” jelasnya.

Untuk memantau pergerakan Septi, petugas telah memasang GPS Collar pada tubuh gajah tersebut. Nantinya melalui GPS Collar akan mengirim data ke receiver BKSDA Aceh melalui satelit.

“Septi diharapkan dapat bergabung dengan kelompok gajah yang ada di Bengkung yang diperkirakan ada sekitar 10 ekor. Jika Septi bisa bergabung ke kelompok gajah Bengkung, akan sangat bagus untuk meningkatkan keragaman genetis kelompok gajah ini,” ujarnya.

Sapto menyebutkan, BKSDA bersama mitra juga menempatkan tim mitigasi di sekitar lokasi untuk bertugas merespon cepat, seandainya Septi bergerak kembali ke perkebunan.

“Rencana juga akan dibangun barrier berupa parit sepanjang 5 kilometer untuk mencegah Septi kembali ke perkebunan dan pemukiman warga,” tutupnya.

KOMENTAR
Tags
Show More
Close