Lintas Daerah

43 Pengendara Tewas Kecelakaan di Jawa Timur

SURABAYA, SENAYANPOST.com – Jajaran Polda Jatim mencatat sebanyak 43 pengendara tewas akibat kecelakaan selama Operasi Ketupat Semeru 2018, yang berlangsung selama 11 hari, mulai tanggal 7 hingga 17 Juni.

“Totalnya terjadi 354 kasus kecelakaan selama Operasi Ketupat Semeru 2018. Jumlah itu menurun 40 persen dibandingkan periode yang sama saat Operasi Ketupat Semeru tahun lalu yang mencapai 596 kasus,” ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jatim Komisaris Besar Polisi Frans Barung Mangera, Rabu (20/6/2018).

Jumlah korbannya juga menurun jika dibandingkan dengan pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru tahun lalu.

Kombes Pol Frans Barung menyebut selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru tahun ini, jumlah korban meninggal dunia sebanyak 43 orang, 39 orang luka berat dan 551 luka ringan, dengan kerugian materiil mencapai Rp575 juta.

“Bandingkan dengan tahun lalu, jumlah korban meninggal dunia 100 orang, 54 orang luka berat, 883 luka ringan, dengan kerugian materiil Rp804 juta,” katanya.

Ditandaskan, kendaraan yang terlibat kecelakaan masih didominasi roda dua, yakni 467 unit. Sedangkan tahun lalu jumlah kendaraan roda dua yang terlibat kecelakaa sebanyak 816 unit.

Sedangkan kendaraan roda empat yang terlibat kecelakaan meliputi mobil penumpang sebanyak 69 unit, bus 14 unit dan mobil barang 54 unit. Tahun lalu, mobil penumpang 139 unit, bus 19 unit, dan mobil barang 51 unit.

“Waktu kecelakaan lebih sering pada siang hari. Artinya kecelakaan sering kali terjadi pada saat ramai-ramainya arus lalu lintas,” ucapnya.

Penyebab utama kecelakaan, lanjut dia, rata-rata disebabkan oleh “human error” atau faktor kelalaian pengendara. (MU)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close