Opini

40 Tahun Diaz Hendropriyono: Menyentuh Kehidupan Milenial, Mewarnai Kepemimpinan Nasional

HARI ini 25 September 2018, Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Diaz Faisal Malik Hendropriyono genap berusia 40 tahun. Sebagai ungkapan syukur, ia berbagi kebahagiaan bersama ratusan pengurus dan kader PKPI, pejabat negara dan pimpinan parpol, pemuda dan mahasiswa, sahabat dan keluarga dalam perayaan hari kelahiran yang sederhana di sela peresmian Indonesian eSports Games di The Pallas SCBD, Jakarta.

40 tahun adalah usia emas yang layak dirayakan dan direnungkan. Dirayakan dengan suka cita namun tetap sederhana untuk bersyukur atas rizki umur, kesehatan, harta benda, pencapaian dan karya. Direnungkan dengan hikmat untuk ditandai sebagai titik balik perjalanan hidup menuju pemenuhan dan pengungkapan potensi diri yang lebih besar dan lebih agung sebagai seorang suami, ayah, dan pemimpin bagi keluarga, masyarakat, bangsa dan negara.

Menyentuh Kehidupan Milenial

Hal yang unik dari Diaz Faisal Malik Hendropriyono dan berbeda dengan pemimpin partai politik lainnya adalah kepeduliannya pada generasi milenial, yang perlahan tapi pasti akan kian mendominasi berbagai aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.

Satu di antaranya adalah mendirikan Indonesian eSports Games yang diresmikan hari ini oleh PKPI. eSports adalah salah satu cabang yang dipertandingkan pada Asian Games 2018 lalu. Para gamers eSports mayoritas berasal dari kaum milenial. PKPI adalah satu-satunya partai politik di Indonesia yang memiliki departemen eSports di struktur partainya.

Kepedulian Diaz kepada generasi milenial sangat mendasar. Pada 2025 mendatang, 75% angkatan kerja dunia akan dikuasai generasi milenial. Di saat yang sama, Indonesia di tahun 2020–2030 mendapat bonus demografi, dengan jumlah usia angkatan kerja (15-64 tahun) mencapai 70% atau sekitar 180 juta orang berusia produktif berasal dari generasi milenial.

Kondisi ini bisa menjadi berkah atau musibah bagi Indonesia, tergantung kemampuan pemimpin menyiapkan generasi milenial. Jika milenial dibekali dengan life skill dan leadership skill yang memadai, maka Indonesia akan mencapai visi besar: menjadi negara maju di Asia Pasifik dan pusat pertumbuhan ekonomi dunia.

Dengan langkah Diaz memelopori pendirian Indonesian eSports Games, ia mengambil peran strategis menyiapkan kepemimpinan generasi milenial untuk merebut kejayaan Indonesia di masa depan.

Mewarnai Kepemimpinan Nasional

Ibnu Qayyim Al-Jauziyah menyebutkan 40 tahun adalah usia istimewa, puncak dari rangkaian perjalanan hidup manusia yang ditandai dengan perubahan penting: matang secara fisik, intelektual, emosional, maupun spiritual.

Menguatkan pandangan Ibnu Qayyim, Imam Asy-syaukani mengemukakan pendapat para ahli tafsir, bahwa Allah SWT tidak mengutus seorang nabi kecuali telah mencapai usia 40. Rasulullah menerima wahyu saat menginjak usia 40. Begitu juga nabi-nabi yang lain diberi wahyu pada usia 40, kecuali Nabi Isa dan Nabi Yahya.

Sejarah mencatat, para tokoh bangsa-bangsa menduduki jabatan strategis pemerintahan di usia 40-an. Soekarno menjabat Presiden Ri di usia 44, Soeharto usia 46 tahun, Bill Clinton usia 46 tahun, dst. Ini menjadi bukti, usia 40-an adalah usia emas yang istimewa: matang dan mantap, sehingga layak memimpin negara dan bangsa.

Jika hari ini di usia 40 Diaz Faisal Malik Hendropriyono menjadi Staf Khusus Presiden dan Ketua Umum PKPI, dan mewarnai kepemimpinan nasional, itu adalah buah dari perjalanan sejak usia 0 sampai dengan usia 40, melalui rangkaian panjang belajar dan bekerja penuh dedikasi di negeri yang dicintainya dan di negeri asing.

Pencapaian hari ini pantas diterima Diaz. Ia adalah pemuda smart dan energik yang sejak mahasiswa lekat dengan kepemimpinan dan kepeloporan. Ia telah mempersiapkan diri sejak dini menghadapi tantangan kepemimpinan nasional hari ini dan masa depan.

Simak perjalanan kepemimpinan Diaz Hendropriyono: Diaz Hendropriyono, dari YIDD hingga PKPI

Penulis adalah wakil pemimpin redaksi SenayanPost.com

KOMENTAR
Tags
Show More
Close