Hukum

40 Orang Jadi Tersangka Kasus Pembakaran Lahan di Kalbar

PONTIANAK, SENAYANPOST.com – Tersangka kasus pembakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat (Kalbar) terus bertambah. Hingga saat ini, Polda Kalbar sudah menangkap 40 orang yang sudah berstatus tersangka pembakaran lahan.

Menurut Kapolda Kalbar, Irjen Pol Didi Haryono, satu dari puluhan tersangka merupakan pemilik perusahaan yang saat ini sudah menjalani pemeriksaan.

Pemilik perusahaan yang ada di Kabupaten Sanggau itu, sudah ditetapkan sebagai tersangka karena memenuhi unsur kesengajaan dalam membakar hutan dan lahan di wilayah konsesinya.

“Satu korporasi ini perusahaan sawit di wilayah Sanggau,” kata Didi kepada wartawan, Jumat (23/8/2019).

Menurut kapolda, petugas tetap akan menindak tegas siapa pun pelaku pembakar lahan baik perorangan maupun korporasi. “Kita tetap tegakkan aturan kepada siapa pun,” ucapnya.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Supadio Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat menyatakan, saat ini terpantau terdapat 1.124 hotspot atau titik panas yang tersebar di 14 kabupaten/kota.

Kepala Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak Erika Mardiyanti mengatakan, pendeteksian titik panas ini berdasarkan pengolahan data Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) periode 11 hingga 12 Agustus 2019.

Berdasarkan data LAPAN, hotspot terbanyak terdapat di Kabupaten Sanggau mencapai 308 titik panas, disusul Kapuas Hulu 171 titik dan Ketapang 144 titik panas. Selanjutnya Kabupaten Landak 104 titik panas, Kubu Raya 90 titik, Sintang 84 titik, Mempawah 65 titik, Bengkayang 62 titik, Sambas 26 titik, Melawi 29 titik, Sekadau 19 titik, Kayong Utara 15 titik, Kota Pontianak enam titik dan Singkawang satu titik panas.

KOMENTAR
Tags
Show More
Close