Nasional

358 Napi Sorong Melarikan Diri, Menkumham Koordinasi dengan TNI-Polri

BADUNG, SENAYANPOST.com – Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Yasonna Laoly menegaskan pihaknya melakukan koordinasi lebih lanjut dengan Kapolda, Kapolri dan panglima TNI untuk kerja sama terkait larinya 258 Warga Binaan Pemasyarakatan, di Lapas Klas II Sorong, saat kerusuhan belum lama ini.

“Untuk 258 orang yang melarikan diri, kami sudah koordinasi dengan pihak Kapolda, Kapolri dan Panglima TNI untuk kerja sama dengan Pangdam untuk menanggapi masalah ini,” kata Yasonna Laoly seusai memberikan materi dalam kegiatan Muktamar PKB, di Nusa Dua, Rabu (21/8/2019).

Yasonna mengatakan, peristiwa itu terjadi awalnya berasal dari luar Lapas dan sedang ada unjuk rasa. Dari arah luar Lapas melempari batu dan lainnya dengan mengarah ke dalam Lapas.

Dengan adanya kejadian itu, pihak Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas Sorong beraksi dengan membakar lapas dari dalam.

“Jadi dari luar peristiwa itu ada unjuk rasa dan dari luar yang melempari batu dan lain-lain ke lapas. Dan akhirnya orang lapas juga bereaksi dengan mendobrak dan membakar lapas dari dalam,”jelasnya.

Yasonna menambahkan dari aksi WPB di dalam lapas menyebabkan perkantoran Lapas Sorong habis terbakar dan sebanyak 258 WBP melarikan diri.

Menurutnya, Kepala kantor Wilayah Sorong juga kesulitan masuk ke dalam dikarenakan jalan tertutup. Selain itu, yang juga menjadi perhatian bahwa bahan makanan untuk Narapidana juga mengalami kesulitan.

Akses jalan menuju Lapas juga tertutup, toko-toko yang berada di sekitar area juga tertutup, namun Yasonna mengatakan bahwa Kakanwil telah mengajukan laporan dan saat ini sedang berusaha untuk ditangani. (JS)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close