3 Menteri Tolak PSBB Anies, Hari Ini Pemerintah Pusat Sampaikan Sikap Resmi

3 Menteri Tolak PSBB Anies, Hari Ini Pemerintah Pusat Sampaikan Sikap Resmi

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Ketua Satgas Covid-19 sekaligus Kepala BNPB, Doni Monardo, mengungkapkan pemerintah pusat baru akan menyampaikan sikap resmi soal Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Total DKI Jakarta, Minggu (13/9/2020). 

"Pengumuman yang disampaikan ke masyarakat ada kepastian serta harmonisasi kepentingan pusat dan daerah. Paling pokok adalah keselamatan masyarakat," ujar Doni Monardo dalam keterangan pers dari RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet, Sabtu (12/9/2020) malam.

Ia menambahkan, langkah ini harus diambil karena sejumlah unsur di pemerintah pusat ternyata berbeda sikap menanggapi langkah Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, yang diistilahkan 'menarik rem darurat' dari PSBB Transisi untuk kembali ke PSBB Total seperti awal pandemi menyerang Jakarta.

Langkah yang diambil Anies Baswedan ini ditolak tiga menteri ekonomi Kabinet Indonesia Maju. 

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyoroti anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sesaat setelah pengumuman PSBB Total DKI Jakarta. Baginya, keputusan Anies 'menarik rem darurat' sangat berpengaruh terhadap perekonomian.

Kemudian, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto juga menilai pemberlakukan PSBB Total di wilayah DKI dapat berpotensi mengganggu kelancaran distribusi barang. Apalagi menurutnya, peran Jakarta dalam aliran distribusi nasional sangat penting sekali.

Terakhir, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita juga tidak sependapat dengan PSBB Total untuk Jakarta. Dia mengatakan, kinerja industri manufaktur bakal kembali rontok jika keputusan Anies Baswedan tersebut dijalankan. (Jo)