Metropolitan

3.000 Personel Cegah Takbir Keliling di DKI Jakarta

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan pihaknya menggelar operasi berskala besar guna mengantisipasi masyarakat yang melaksanakan takbir keliling malam jelang lebaran Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriah.

Ia menambahkan, polisi sudah melarang masyarakat melakukan takbir keliling saat pandemi virus corona (Covid-19).

Menurut Yusri Yunus, patroli skala besar tersebut melibatkan personel kepolisian, TNI, serta aparat dari pemerintah daerah.

“Kami akan siapkan juga untuk patroli berskala besar bersama-sama dengan TNI dan pemerintah daerah. Kami cek nanti apakah ada yang malam takbiran, apakah nanti ada yang salat Idul Fitri,” kata Yusri kepada wartawan, Sabtu (23/5/2020).

Yusri mengatakan sekitar 2.983 personel kepolisian diterjunkan dalam operasi tersebut. Jika dijumlahkan dengan personel TNI dan dari pemerintah daerah, diperkirakan sebanyak 4.400 personel yang terlibat.

“Itu yang diturunkan. Nah ini yang bergerak yang berada di pos pengamanan, pos preventif, patroli kita lakukan kegiatan nanti malam,” ujarnya.

Yusri kembali menegaskan kegiatan takbir keliling malam jelang lebaran dilarang lantaran saat ini DKI Jakarta masih menerapkan aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dalam rangka memutus mata rantai penyebaran virus corona.

Personel Babinsa, Bhabinkamtibmas, hingga kelurahan telah turun hingga ke RT/RW untuk melakukan imbauan terkait larangan takbir keliling. Pihaknya akan mengedepan upaya preventif dan persuasif dalam rangka mencegah kegiatan takbir keliling oleh masyarakat. (Jo)

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close