Kriminal

26 Penyelundup Benih Lobster Ditangkap

JAMBI, SENAYANPOST.com – Selama satu tahun terakhir, jajaran kepolisian bersama petugas BKIPM Jambi mengamankan 26 orang pelaku penyelundupan benih lobster senilai Rp68,5 miliar.

“Dari ke-26 orang tersangka, juga telah diselamatkan sebanyak 470.243 ekor benih lobster,” ujar Humas BKIPM Jambi, Sukarni, di Jambi, Jumat (11/1/2019).

Jumlah pelaku yang paling banyak diamankan pihak kepolisian dan petugas BKIPM terjadi pada 10 November 2018 dengan jumlah 10 orang pelaku dengan barang bukti 39.800 ekor.

Tim juga mengamankan 9 orang pelaku di gudang yang ada di Jl HOS Cokroaminoto, Kota Jambi, dengan barang bukti sebanyak 56.046 ekor benis lobster siap dikirim melalui jalur darat dan perairan pantai timur Provinsi Jambi di Kabupaten Tanjungjabung Timur pada 9 November 2018.

“Untuk kedua kasus yang hampir bersamaan diungkap petugas kepolisian dan BKIPM Jambi, kini sedang masuk dalam proses hukum,” katanya.

Sementara itu, untuk kasus lainnya yakni pada 26 Januari tim mengamankan dua orang tersangka yang membawa kendaraan mobil modifikasi isinya 74.222 ekor benih lobster dari Kota Jambi menuju Geragai Kabupaten Tanjungjabung Timur untuk diselundupkan ke Singapura.

“Dalam kasus ini, dua pelaku divonis bebas oleh pengadilan setempat,” terang Sukarni.

Pada 5 April 2018, kepolisian dan petugas BKIPM juga mengamankan satu orang pelaku atau tersangka penyelundupan benis lobster sebanyak 107.325 ekor benih lobster yang ditangkap di Jalan Fatmawati, Tanggo Rajo Kecamatan Pasar Jambi dimana pelakunya sudah divonis enam bulan kurungan penjara dan denda Rp100 juta.

Kemudian lagi, pada Agusutus dan Oktober 2018, tim kepolisian dan BKIPM juga berhasil menangkap satu orang pelaku sedangkan satu pelaku lainnya kabur dan belum berhasil ditangkap kembali dengan barang bukti keseluruhan 150.946 ekor benih lobster yang berhasil diamankan yang mana seorang pelaku sudah divonis dengan dua tahun penjara dan denda Rp1 miliar.

Provinsi Jambi menjadi target bagi para pelaku kejahatan perikanan khususnya penyelundupan benis lobster dengan tujuan Singapura, karena letak geografis daerahnya yang sangat strategis untuk melancarkan aksi itu dan kini BKIPM dan kepolisian serta aparat penegak hukum lainya menjalani kerjasama untuk memberantas aksi tersebut sesuai dengan perundang-undangan. (JS)

KOMENTAR
Tags
Show More
Back to top button
Close
Close