Lintas Daerah

226 Warga Korban Hoax di Kalbar Dipulangkan dari Pengungsian

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Ratusan warga di Kalimantan Barat disebutkan telah dipulangkan aparat setelah sempat mengungsi karena isu hoax.

Kapolda Kalimantan Barat Irjen Didi Haryono mengatakan, 226 warga Desa Karangan ini sebelumnya mengungsi karena faktor keamanan. Ada isu hoax yang menyebut situasi sedang rawan.

“Agar masyarakat lebih memilih terhadap informasi yang diberikan aparat, serta tetap tenang berikan kepercayaan kepada TNI-Polri untuk menjaga situasi kamtibmas. Dan mengajak warga masyarakat tidak mem-posting kejadian ataupun hal-hal yang berbau SARA di medsos atau memberikan komentar provokatif,” kata Didi dalam keterangannya, Minggu (1/7).

Didi meminta masyarakat tetap tenang dan tak terprovokasi isu yang belum tentu kebenarannya. Didi juga memantau langsung perkembangan situasi.

“Kapolres Landak tadi malam berpatroli bersama Dandim, Kapolsek dan Danramil menyambangi para tokoh, hasil pengecekan sepanjang jalur Kecamatan Ngabang, Kecamatan Senga Temila, Kecamatan Mandor, Kecamatan Menjalin, Kecamatan Mempawah Hulu tadi malam sampai pagi keadaan terpantau aman dan kondusif,” ujar Didi.

Kapolres Landak AKBP Bowo Imantio mengatakan, berdasarkan keterangan warga yang diterimanya, penyebab warga Desa Karangan Mempawah Hulu mengungsi karena rasa takut atas kejadian demonstrasi pada Jumat 29 Juni 2018 pukul 12.00 WIB di Desa Antus Mempawah Hulu. Informasi itu lalu ditelusuri polisi bersama pihak terkait serta TNI.

Didi mengatakan, tidak mudah saat itu aparat meyakinkan warga karena mayoritas sudah terhasut isu. Pada akhirnya, masyarakat mengetahui kalau kondisi kondusif.

“Akhirnya mereka sendiri mengetahui langsung perkembangan situasi dari aparat desa, dari kades, babhinkamtibmas, babinsa, dari sanak saudara dan kerabatnya yang tidak ikut mengungsi, mereka berkomunikasi langsung melalui telepon,” kata Bowo.

“Perlunya meyakinkan para pengungsi tentang keadaan yang sebenarnya bahwa Desa Karangan Kecamatan Mempawah hulu dalam keadaan aman. Camat, Kades Karangan, Ketua DAD, tokoh masyarakat agar bisa melakukan koordinasi yang mampu meyakinkan serta secara sosial dalam pergaulan sehari-hari menjamin toleransi yang baik dan keamanan bagi para pengungsi ketika kembali ke Desa Karangan Kecamatan Mempawah Hulu. Petugas Kepolisian berserta TNI akan membantu dalam proses kembali nya pengungsi dari Yon Zipur ke tempat tinggal nya semula,” lanjutnya.

Sebanyak 226 warga Desa Karangan yang mengungsi di Yon Zipur 6/SD dipulangkan Minggu (1/7/2018) pukul 15.30 WIB. Perinciannya, laki-laki dewasa 93 orang, perempuan dewasa 66 orang, anak-anak laki-laki 30 orang dan anak-anak perempuan 37 orang.

“Kepulangan warga Desa Karangan setelah mendapatkan kejelasan keamanan dari pemerintah daerah dan tokoh masyarakat Desa Karangan,” kata Bowo. (MU)

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close