22 Pemain dan Bandar Judi Dadu Ditangkap Polisi

22 Pemain dan Bandar Judi Dadu Ditangkap Polisi

YOGYAKARTA, SENAYANPOST.com - Jajaran Polsek Gamping, Sleman, menangkap belasan orang yang diduga terlibat perjudian. Dari sejumlah orang yang ditangkap itu, lima diantaranya ditetapkan sebagai tersangka.

Kanit Reskrim Polsek Gamping  AKP Budi Fendi Timur, Rabu (31/3/2021) menjelaskan, saat melakukan penggerebekan untuk menangkap pelaku pemalsuan dokumen itu, polisi mendapati 22 orang yang sedang berada di salah satu ruangan di rumah SP alias JN, warga Temuwuh Lor yang diduga untuk bersembunyi K, ternyata sedang menggelar perjudian.

“Iya saat kami menggerebek K, di rumah JN, mendapati rumah yang digunakan untuk bersembunyi itu digunakan untuk menggelar perjudian,” kata Budi Fendi Timur.

Ia mengatakan,  judi yang digelar di tempat itu adalah jenis judi tiga dadu. Dari tempat tersebut, polisi mengangkut 22 orang. Dalam proses, ujarnya, lima orang dinyatakan sebagai tersangka.

Budi Fendi Timur

Ia menambahkan yang ditetapkan sebagai tersangka itu antara lain berperan sebagai bandar, kasir, pelaku judi dan pemilik rumah. Timur menambahkan, pemilik rumah berinisial SP alias JN selain menyediakan tempat juga menerima pendapatan dari para pemenang judi yang disebut “cuk” yang besarannya dapat mencapai ratusan ribu rupiah per hari.

Tersangka lain yang ditangkap adalah JF (bandar), SP  (pemilik rumah sebagai penyelenggara), GY alias TB  (kasir),  PN dan TK (penjudi/pemasang}.

Ditambahkan selain peralatan judi, plisi juga menyita yang tunai sebesar Rp3.750.000. 

“Polisi menetapkan mereka melanggar pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara serta denda maksimal Rp25 juta. Khusus untuk pemilik rumah atau penyedia tempat dikenai pasal 303 bis KUHP,” katanya. (AS)