Lintas Daerah

2 TKI Asal Klaten Meninggal Dipulangkan-Dikubur dengan Protokol Corona

KLATEN, SENAYANPOST.com – Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Pemkab Klaten menyebutkan selama masa pandemi virus Corona ini, ada dua tenaga kerja Indonesia (TKI) meninggal dan dimakamkan dengan protokol COVID-19.

Kedua TKI itu meninggal disebut karena sakit.

“Iya ada dua karena sakit. Yang terakhir dimakamkan Senin (6/7) dini hari tadi tapi diserahkan BP3TKI langsung ke keluarga,” ujar Slamet Widodo dilansir detikcom, Senin (6/7/2020).


Slamet menjelaskan TKI yang jenazahnya dibawa pulang dan dimakamkan Senin (6/7) dini hari itu diserahkan langsung ke keluarga sebab sudah bermukim lama di Malaysia.

Dari informasi yang didapat yang bersangkutan sudah 30 tahun tinggal di Malaysia.

“Dari BP3TKI diserahkan ke pihak keluarga karena TKI sudah tanpa dokumen karena di Malaysia hampir 30 tahun. Sudah dimakamkan,” lanjut Slamet.

Selain dari Malaysia, lanjut Slamet, pada Rabu (24/6) lalu jenazah seorang TKI asal Klaten di Jepang juga dipulangkan.

Almarhum meninggal disebut karena serangan jantung dan dipulangkan ke Desa Baturan, Kecamatan Gantiwarno.

“Jadi saat kerja shift malam sakit lalu meninggal pada tanggal 15 Juni dan dipulangkan 24 Juni. Penyebabnya serangan jantung di Jepang,” terang Slamet.

Lebih lanjut, Slamet mengatakan sehari setelah meninggal, pihaknya langsung mendapat laporan. Laporan cepat sebab almarhum berangkat dari LPK resmi dari Klaten.

“Diberangkatkan LPK sebagai tenaga magang di bidang automotif. Semua data dilaporkan ke dinas,” kata Slamet.

Diwawancara terpisah, Kadus 1 Desa Tegalyoso, Kecamatan Klaten Selatan, Suraji membenarkan ada TKI yang dimakamkan di desanya Senin (6/7) dini hari tadi. Pemakaman dengan protokol COVID-19.

“Pemakaman dengan protokol COVID dan petugas mengenakan APD lengkap. Tim dari SAR Klaten,” ungkap Suraji kepada detikcom di Balai Desa Tegalyoso.

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close