KriminalLintas Daerah

2 Pelempar Molotov di Magelang Ditangkap, Pelaku: Sakit Hati Adik Saya Ditilang

MAGELANG,SENAYANPOST.com – Dua pelaku pelemparan molotov di rumah dinas ketua DPRD dan Pos Polisi di Kota Magelang ditangkap Polresta Magelang.

Seperti dikutip inews, Kedua pelaku yakni, Rohman Abdul Rohim dan Angga Putra Pamungkas, keduanya warga Kelurahan Magersari, Kecamatan Magelang Selatan, Kota Magelang. Mereka berdalih melakukan aksi itu karena sakit hati adiknya pernah ditilang polisi.

“Ya, saya sakit hati adik saya ditilang polisi,” ucap Rohman, salah satu tersangka saat gelar perkara di Mapolresta Magelang, Kamis (18/7/2019).

Menurut Rohman, aksi itu dilakukan spontanitas dan tanpa direncanakan. Setelah melempar molotov ke pos polisi, dia bersama Angga melancarkan aksi keduanya ke rumah dinas ketua DPRD. “Saya nggak digagas (nggak dipedulikan),” katanya.

Rohman mengaku membuat molotov otodidak melalui internet. Setelah itu, dia langsung mempraktikkan hasil buatannya ke pos polisi dan rumah dinas ketua DPRD. “Saya belajar membuat bom molotov dari Youtube dan mempraktikan sendiri,” ucapnya.

Kapolres Magelang, AKBP Idham Mahdi mengatakan, kedua tersangka diringkus di rumahnya masing-masing setelah jajarannya melakukan penyelidikan.

“Untuk motifnya pelaku sakit hati lantaran adiknya pernah ditilang polisi. Sedangkan pelemparan di rumah dinas (DPRD) pelaku juga sakit hati setelah bersitegang dengan pendukung saat pilkada lalu,” katanya.

Selain menangkap kedua tersangka, polisi juga mengamankan beberapa barang bukti di antaranya pecahan sisa molotov, baju yang dikenakan tersangka, dan sepeda motor yang digunakan saat melakukan aksi tersebut.

“Kedua tersangka kita jerat dengan Pasal 187 dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun penjara,” kata Idham.

KOMENTAR
Show More
Close