HukumSepak Bola

2 Kali Mangkir, Joko Driyono Dijadwalkan Kembali Diperiksa Polda Metro

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Tim Satgas Antimafia Bola kembali menjadwalkan pemeriksaan tersangka pengrusakan barang bukti kasus skandal pengaturan skor, Joko Driyono, Senin (25/3/2019).

Pemeriksaan ini dibenarkan oleh Ketua Tim Media Satgas Antimafia Bola, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono.

“Iya, agendanya seperti itu,” katanya saat dihubungi.

Rencananya, pria yang akrab disapa Jokdri ini diagendakan diperiksa sekitar pukul 10.00. Namun, Argo belum bisa memastikan apakah Jokdri datang atau tidak.

“Kita tunggu saja,” singkatnya

Sebelumnya, Jokdri sudah diminta untuk menghadiri pemanggilan sebagai tersangka sejak Senin (18/3/2019) lalu, namun dia tidak menghadiri pemanggilan tersebut. Selanjutnya, polisi kembali memanggil pada Kamis (21/3/2019), lagi-lagi dia tidak memenuhi panggilan karena alasan pekerjaan.

Untuk diketahui, Jokdri adalah aktor intelektual yang memerintahkan tiga pesuruhnya, yaitu Muhammad MM alias Dani, Musmuliadi alias Mus dan Abdul Gofar melakukan perusakan barang bukti di kantor Komisi Disiplin PSSI yang sempat digeledah Satgas Anti Mafia Sepakbola beberapa waktu lalu.

Dia memerintahkan ketiganya melakukan perusakan garis polisi atau masuk tanpa izin ke tempat yang telah disegel polisi, kemudian memerintahkan melakukan perusakan barang bukti dan pencurian mengambil laptop terkait kasus dugaan pengaturan skor.

Usai ditetapkan jadi tersangka, polisi melakukan penggeledahan di apartemen Jokdri di Apartemen Taman Rasuna, tower 9 lantai 18 unit 0918 C, Jalan Taman Rasuna Selatan, Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Selain itu polisi juga menggeledah ruang kerja Jokdri di Kantor PSSI, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Kamis, 14 Februari 2019 kemarin. Kemudian, polisi pun melakukan pencekalan terhadap Jokdri. Polisi sudah berkoordinasi dengan pihak Imigrasi pada 15 Februari 2019 untuk mencegah Jokdri keluar negeri.

KOMENTAR
Tags
Show More
Close