Hukum

2 Bandar Tewas Ditembak, BNN Sebut Sungai Musi Jadi Tren Mafia Narkoba

PALEMBANG, SENAYANPOST.com – Dua bandar narkoba jaringan Malaysia dan Indonesia ditembak mati di Pelabuhan Tanjung Api-api. Badan Narkotika Nasional Sumatera Selatan menyebut, kini Sungai Musi menjadi jalur lintasan peredaran barang haram asal Malaysia.

“Sekarang itu bandar bawa melalui jalur perairan, dari Malaysia ke Batam lanjut ke Barelang pakai speed boat menuju ke Palembang lewat jalur Sungai Musi. Nah, Sungai Musi ini pun banyak jalur-jalur tikusnya untuk mereka masuk,” kata Kepala BNN Sumsel Brigjen Pol Jon Turman Panjaitan, Rabu (9/5/2018)

Perairan sungai Musi menjadi tren baru penyelundupan narkotika karena minim pengawasan. Untuk itu pihaknya bersama Bea Cukai mulai memperketat jalur perlintasan, terutama di perairan Sungai Musi.

“Mulai saat ini kami dan Bea Cukai mulai perketat pengawasan, terutama untuk di Sungai Musi dan pelabuhan masuk ke wilayah Sumatera Selatan,” sambungnya.

Kasi Penindakan dan Penyidikan Kantor Bea Cukai Palembang, Januri menyebut pihaknya terus melakukan pengawasan jalur-jalur rawan. Terutama di bandara, pelabuhan dan jalur tikus di perairan sungai Musi.

“Selama ini kita terus pantau jalur-jalur tikus, tapi memang ini baru terungkap setelah dilakukan pemantauan oleh tim gabungan BNN dan Bea Cukai. Ke depan kita juga akan perketat barang-barang masuk dari luar,” kata Januri.

Di perairan sungai Musi sendiri, memang terdapat banyak jalur tikus dan pelabuhan kecil tempat bersandarnya speed boat. Sehingga hal ini mulai dimanfaatkan oleh bandar narkoba yang datang dari luar Sumatera Selatan.

“Jalur persinggahan speed boat sangat banyak di sepanjang aliran Sungai Musi dan belum semua dapat terpantau. Tapi sekarang jalur-jalur utama mulai kami perketat, apalagi menjelang ramadhan dan Asian Games,” katanya.

Sebagaimana diketahui, sekitar pukul 05.00 WIB dini hari tadi, BNN Sumatera Selatan dan Bea Cukai telah menangkap empat bandar narkoba di Pelabuhan Tanjung Api-Api. Dari empat tersangka, dua diantaranya bernama Hendra dan M Yusuf ditembak mati.

Dari tangan tersangka, tim gabungan ini menemukan barang bukti 3 Kg sabu dan 5.000 butir ekstasi asal Malaysia. Sabu dikemas dalam tiga paket teh China, sedangkan ekstasi dikemas dalam lima paket kacang kering. (MU)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close