Kriminal

2 ASN Keracunan Asap Knalpot, Ditemukan Tanpa Busana di Dalam Mobil Bergoyang

MEDAN, SENAYANPOST.com – Dua orang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Asahan, Sumatera Utara (Sumut), ditemukan tidak sadarkan diri dan tanpa busana di mobil. Pada mulut pria nampak mengeluarkan busa, sedangkan pada mulut wanita mengeluarkan cairan warna merah.

“Keduanya langsung dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan,” kata Kapolres Asahan AKBP Nugroho Dwi Karyanto.

Menurut dokter RSUD H Abdul Manan Simatupang, dr Faizal Muslim, kedua orang itu dibawa ke rumah sakit dalam kondisi tidak sadarkan diri dan diduga mengalami keracunan karbondioksida. Dokter juga tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh keduanya.

“Dugaaan awal kami, penyebab mereka tak sadarkan diri karena keracunan karbondioksida, karena ditemukan di dalam mobil dalam keadaan mesin hidup, AC menyala dan kondisi kaca tertutup,” kata Faizal.

Kronologi
Kapolres Asahan AKBP Nugroho Dwi Karyanto menjelaskan, kronologi ditemukannya pasangan mesum ini bermula saat mobil Toyota Innova warna hitam bernomor polisi BK 1746 BC terparkir dengan keadaan mesin menyala di Jalan Pabrik Benang, Kisaran, Kabupaten Asahan, Kamis (4/6/2020) sekitar pukul 23.00 WIB.

Pengakuan para saksi, mobil sudah berada di lokasi dalam keadaan mesin menyala sejak pukul 16.00 dan mobil bergoyang-goyang.

Setelah diintip warga, dari kaca mobil yang telah berembun, tampak seorang pria dan wanita tergeletak tanpa memakai pakaian dalam di bagian tengah jok mobil.

Kemudian, warga pun menginformasikan kepada aparat kepolisian. Sebanyak 4 orang anggota Polres Asahan tiba di tempat kejadian perkara (TKP) dan mendapati mesin mobil masih dalam keadaan menyala. Polisi berhasil membuka kaca mobil dengan mencongkel kaca.

Setelah jendela kaca mobil berhasil dibuka, didapati seorang pria dan satu orang wanita tak sadarkan diri berada di jok baris kedua mobil. Pria dan wanita itu terlihat tak mengenakan celana dalam.

AKBP Nugroho Dwi Karyanto mengungkap identitas keduanya. Sang pria, Z (37), menjabat sebagai Korwil Dinas Pendidikan Asahan di Kecamatan Panca Rawang Arga.

Sedangkan si wanita, H (39), menjabat sebagai Bendahara di Dinas Pendidikan Asahan di Kecamatan Meranti.

Keduanya diketahui bukan pasangan suami istri yang sah. Z sudah memiliki istri dan anak. Begitu juga halnya dengan H telah memiliki suami dan anak.

Kepala Dinas Pendidikan Asahan, Sofyan, mengakui keduanya memang ASN/PNS di Dinas Pendidikan.

“Kami dinas pendidikan sangat malu dan kecewa. Kami sayangkan kenapa bisa terjadi, seharusnya mereka ini kan menjadi contoh, teladan. Bukan malah sebaliknya,” kata Sofyan, Jumat (5/6/2020).

“Kejadiannya di luar jam kerja. Tapi tetap akan kita berlakukan sesuai aturan ASN. Paling tidak jabatannya kita copot,” tegasnya. (Jo)

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close