Hukum

19 Hari Operasi, 180 Produsen Miras Oplosan Ditangkap

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Polda Metro Jaya menggelar operasi miras ilegal atau tanpa izin di 147 wilayah hukum Polda Metro Jaya sejak 1-19 April 2018. Dalam operasi tersebut sebanyak 180 orang diamankan.

“Rinciannya sebanyak 15 orang ditahan dan 165 orang dilakukan pembinaan,” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis di Polda Metro Jaya, Jumat (20/4/2018).

Dalam operasi ini polisi mengamankan barang bukti berupa 34.151 botol miras berbagai merek, 661 bungkus miras oplosan, 2.054 botol miras jenis ciu, 2.933 botol miras jenis anggur, 31 jiriken ethanol dan 4 kantong plastik besar miras jenis cap tikus.

“Dalam operasi ini diamankan juga uang hasil penjualan sebesar Rp 3.581.000,” sebutnya.

Operasi ini dilakukan menanggapi maraknya kasus peredaran minuman keras oplosan, bahkan sampai menimbulkan korban jiwa.

“Kejadian ini terjadi dibeberapa wilayah jajaran Polda Metro Jaya antara lain Polres Metro Jakarta Selatan, Polres Metro Jakarta Timur, Polresta Depok, Polres Metro Bekasi Kota dan Polres, Tangerang Selatan,” katanya.

Dalam kejadian tersebut sebanyak 33 orang tewas dan 18 orang menjalani rawat jalan. Dala kasus ini polisi telah mengamankan 9 orang tersangka dan masih mengejar 2 orang tersangka lainnya.

“Menghimbau kepada masyarakat sesuai juga dengan agama kita, yang kita anut kan tidak boleh minum minuman keras, minuman keras itu akan merusak bumi kita akan merusak juga tatanan sosial, jadi saya menghimbau supaya seluruh masyarakat, marilah kita hidup sehat, tidak mengkonsumsi miras,” imbaunya.

Idham telah menginstruksikan para kapolres yang masuk ke dalam 15 kelompok satuan tugas (satgas) untuk terus menangkap semua produsen miras oplosan di wilayah DKI Jakarta agar tidak ada lagi korban jiwa.

“Kami bersama seluruh kapolres akan terus bekerja sama untuk memberantas miras ini agar peredarannya bisa dihentikan,” katanya.

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close