Nasional

188 Korban KM Sinar Bangun Belum Ditemukan

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas) melaporkan masih ada 188 penumpang KM Sinar Bangun yang tenggelam di Danau Toba saat ini masih dalam pencarian.

Data ini diperoleh dari SAR Mission Coordinator (SMC) yang diterbitkan Rabu (20/6) pagi. Hal itu meralat informasi sebelumnya yang menyatakan diperkirakan ada 128 penumpang di KM Sinar Bangun.

“Masih ada 188 orang yang dicari, kami akan terus lakukan pencarian,” ujar Petugas Pos Basarnas Sunyoto, di Posko Lebaran Kementerian Perhubungan, Jakarta, Rabu (20/6).

Ia melanjutkan, pencarian masih akan dilaksanakan dalam sepekan ke depan dan bisa diperpanjang jika ada kondisi tertentu seperti permintaan keluarga. Sejauh ini, Basarnas dibantu delapan regu lain dari berbagai macam instansi dalam melakukan pencarian tersebut.

“Dan memang kami akui ada cuaca buruk yang bisa menghalangi pencarian, tapi mungkin kalau masalah cuaca bisa dijelaskan lebih akurat oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG),” ujar dia.

BACA JUGA: Cari Korban KM Sinar Bangun, Petugas Deteksi Sinyal Handphone

Meski demikian, Basarnas juga mencatat ada 18 orang yang telah selamat meski masih diidentifikasi identitasnya. Selain itu, Basarnas beserta delapan tim lain juga telah menemukan dua korban meninggal dunia yang ditemukan di perairan Danau Toba.

“Nanti kami masih akan lakukan pencarian dalam sepekan ke depan,” kata dia.

KM Sinar Bangun dilaporkan tenggelam pada Senin (18/6), sekitar pukul 17.30 WIB. Kapal tersebut berangkat dari Dermaga Simanindo, Kabupaten Samosir menuju Pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun.

Sebelum tiba di Dermaga Tigaras, tiba-tiba KM Sinar Bangun oleng akibat pengaruh cuaca buruk, angin kencang, dan ombak besar lalu tenggelam.

Jumlah korban yang simpang siur diakui oleh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Sumatera Utara Tatan Dirsan Atmaja. Menurut Tatan saat ini jumlah korban masih terus didata oleh tim gabungan yang dipimpin oleh Basarnas.

“Memang kapal itu tidak ada manifesnya, jadi jumlah korban belum jelas,” kata Tatan, Rabu (20/6).

KOMENTAR
Tags
Show More
Close