160 Kali Gempa Warnai Aktivitas Gunung Merapi Selama 12 Jam

160 Kali Gempa Warnai Aktivitas Gunung Merapi Selama 12 Jam
Merapi | AFP

YOGYAKARTA, SENAYANPOST.com - Sepanjang 12 jam dari hari Kamis (1/7/2021) pukul 18.00 WIB hingga hari Jumat (2/7/2021) pukul 06.00 WIB, seismogram di Gunung Merapi mencatat terjadinya gempa yang mencapai 160 kali.

Kegempaan guguran terjadi sebanyak 91 kali, kegempaan hembusan 10 kali, kegempaan fase banyak atau hybrid 43 kali dan kegempaan vulkanik dangkal 6 kali.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Merapi, Rachmad Widyo Laksono dan Alzwar Nurmanaji, Jumat mengatakan, kegempaan sebanyak 160 kali itu terjadi sejak hari Kamis (1/7) pukul 18.00 WIB hingga hari Jumat (2/7) pukul 06.00 WIB.

Dikatakan, selama 12 jam tersebut, teramati 29 kali guguran lava pijar.

“Sebanyak 24 kali mengarh ke barat daya dengan jarak luncur maksimal 2000 meter dari puncak dan 5 kali ke arah tenggara dengan jarak luncur maksimal 700 meter dari puncak,” katanya.

Sepanjang malam, tambahnya, asap kawah tidak teramati. Sedangkan cuaca cerah dan berawan, angin bertiup sedang ke arah barat laut.

“Suhu udar berkisar antara 11 derajat Celsius hingga 22 derajat Celsius dengan tekanan udara berkisar 741 mmHg hingga 946 mmHg,” jelasnya.

Meski aktivitas tinggi, sampai saat ini status masih ditetapkan Level III atau Siaga. Pelaku wisata, ujarnya, direkomendasikan tidak melakukan kegiatan pada daerah potensi bahaya dan bukaan kawah sejauh 5 kilometer dari puncak Gunung Merapi dan jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.