Features

16 Kendaraan Mewah Bupati Latif Dibawa ke Jakarta

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menitipkan 16 unit kendaraan mewah milik Bupati nonaktif Hulu Sungai Tengah Abdul Latif yang disita di Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) Jakarta Barat.
“Kita titipkan di Rupbasan Jakarta Barat. Ini mencegah nilai barang turun,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Kamis (15/3/2018).
Kendaraan mewah tersebut terdiri dari 8 mobil dan 8 motor. Untuk mobil antara lain, 2 unit Jeep Wrangler Rubicon, 2 unit Hummer, 1 unit Cadillac Escalade, 1 unit Toyota Vellfire, 1 unit BMW Sport, dan 1 unit Lexus SUV.
Sementara itu, motor yang disita adalah, 4 unit Harley-Davidson, 1 unit BMW, 1 unit Ducati, dan 2 unit Trail KTM.
Menurut Febri, seluruh kendaraan tersebut telah dibawa sejak dua hari lalu menggunakan kapal laut. Febri menyebut kendaraan milik Abdul Latif itu diperkirakan tiba di Pelabuhan Tanjung Priok sekitar awal pekan depan.
“Jika cuaca dan perjalanan lancar, kemungkinan akan sampai di Jakarta awal minggu depan,” katanya.
Selain 16 kendaraan mewah itu, Febri menambahkan, penyidik KPK turut menyita beberapa unit mobil lainnya. Daiantaranya, Daihatsu Grand Max, Toyota Cayla. Namun, kendaraan tersebut dititipkan di Rupbasan Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
“Disita dari tersangka Bupati HST, karena diduga terkait dengan tindak pidana,” kata Febri.
Latif ditetapkan sebagai tersangka bersama tiga orang lainnya, yakni Direktur Utama PT. Sugriwa Agung, Abdul Basit; Ketua Kamar Dagang Industri Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Fauzan Rifani; dan Direktur Utama PT. Menara Agung, Donny Witono.
Latif diduga menerima jatah sebesar Rp3,6 miliar dari proyek pengerjaan ruang perawatan kelas I, kelas II, VIP, dan super VIP di RSUD Damanhuri, yang digarap PT Menara Agung. Uang tersebut diberikan bertahap, pada rentang September-Oktober 2017 dan 3 Januari 2018. (JS)

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close