Lintas Daerah

13 Hari Koma, Pelajar SMK di Batam Meninggal Usai Dianiaya Teman Sepermainan

BATAM, SENAYANPOST.com – Nyawa Rizki Pandapotan, pelajar SMK 1 Batuaji, Batam, akhirnya tak tertolong. Korban mengembuskan napas terakhir setelah koma selama 13 hari usai dianiaya teman sepermainannya Elga Varyan Sodha Dachi.

Seperti dikutip inews, persoalan antara keduanya hanya lantaran masalah sepele. Pelaku merasa tersinggung dengan celotehan korban saat sedang berniat mencari pekerjaan. Dia kemudian menendang korban di kepala hingga terjatuh dan kejang-kejang, setelah itu tak sadarkan diri.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengki mengatakan, penganiayaan berujung kematian berawal saat pelaku Elga bertanya pada seorang rekannya soal lowongan kerja. Korban ketika itu ada di lokasi dan nyeletuk agar bekerja saja di tempat pencucian mobil.

Mendengar celotehan korban, pelaku menjawab jika pekerjaan itu tak cukup menafkahi istri dan anaknya. Kemudian korban kembali menanggapi, jika kerja di tempat tersebut bisa untuk membeli bakso dan mi ayam. Pelaku merasa kata-kata korban menghina dan langsung melemparnya dengan sandal. Tak puas, pelaku menendang korban.

“Pelaku menendang kepala korban yang masih berstatus pelajar hingga terbentur ke lantai. Korban sempat dirawat akhirnya meninggal,” ujar Kapolresta, Rabu (31/7/2019).

Pengakuan pelaku, dia tak menyangka jika perbuatannya menendang korban menyebabkannya sampai tewas. Dia mengaku menyesal, namun hal itu dilakukannya lantaran emosi mendengar celotehan korban.

“Korban itu teman bermain saya. Saya lagi cari kerja untuk istri dan anak malah dibercandain,” kata pelaku.

Menurutnya, usai ditendang korban sempat kejang-kejang. Setelah itu korban kembali sadar dan duduk main ponsel. Tak lama korban pulang ke rumah dan muntah-muntah.

Keluarganya yang khawatir membawa korban ke RSUD Embung Fatimah. Hasil pemeriksaan, korban mengalami pendarahan di bagian otak dan sejak itu tak sadarkan diri selama 13 hari hingga akhirnya meninggal.

Atas perbuatannya, pelaku diganjar dengan Pasal 80 ayat 2 dan 3 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman kurungan maksimal 15 tahun penjara.

KOMENTAR
Tags
Show More
Back to top button
Close
Close