Lintas Daerah

13.000-an e-KTP Warga Surabaya Rusak Pasca Dicetak

SURABAYA, SENAYANPOST.com – Ribuan e-KTP milik warga Kota Surabaya dinyatakan rusak. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Surabaya, Suharto Wardoyo menjelaskan, lebih dari 13 ribu e-KTP dikatakan rusak karena beberapa hal yang terjadi setelah pencetakan.

“e-KTP yang rusak, setelah dicetak kartunya melengkung, warna tinta buram, data identitas pemegang e-KTP pada blanko tidak jelas,” katanya, Minggu (3/6/2018).

Sesuai surat Kemendagri tentang Penatausahaan KTP Elektronik Rusak atau Invalid, tertanggal 31 Mei 2018, ditandatangani Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatatan Sipil Kemendagri, e-KTP yang rusak harus digunting di pojok kanan.

Suharto Wardoyo mengatakan, pemotongan pojok kanan e-KTP yang rusak akan dilakukan mulai Senin (4/6/2018). “Untuk menghindari penyalahgunaan,” katanya.

Secara total, Dispendukcapil Surabaya telah mencetak 770.185 keping e-KTP sejak November 2014 sampai Mei 2018. Sebanyak 756.802 keping di antaranya dalam kondisi baik, sisanya, 13.383 keping, rusak.

Dispendukcapil Surabaya saat ini mendata masih ada sebanyak 50.849 rekam data warga Surabaya yang siap cetak. Blanko e-KTP di Dispendukcapil Surabaya pun mencukupi untuk pencetakan data itu.

“Saat ini sisa blanko e-KTP di kami (Dispendukcapil Surabaya) masih sebanyak 60 ribuan keping. Sehingga jumlah ini masih belum mencukupi untuk pencetakan e-KTP yang sudah siap cetak,” ujarnya.

Dispendukcapil Surabaya, saat ini juga sedang menunggu 6.036 data rekam e-KTP warga Kota Surabaya yang masih dalam proses sent for enrolment (SFE) di Dirjen Dukcapil Kemendagri.

“SFE ini adalah data penduduk yang sudah rekam e-KTP tapi masih proses penunggalan data di Kemendagri. Jadi belum siap cetak. Kami masih menunggu kabar,” paparnya.

Ia pun mengimbau agar warga Kota Surabaya yang belum melakukan perekaman e-KTP segera melakukan perekaman. Sebab, sudah ada perintah baru dari Kemendagri agar Dispendukcapil di Kabupaten/Kota segera melakukan percepatan rekam dan cetak e-KTP. (AF)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close