Politik

PPP: Penambahan Kursi MPR Tak Bermanfaat bagi Masyarakat

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Wakil Ketua Umum PPP Arwani Thomafi tetap mengkritik penambahan tiga kursi pimpinan MPR yang diatur dalam UU MD3. Bahwa penambahan itu tidak ada manfaatnya bagi masyarakat.

“Penambahan tiga kursi pimpinan hanya menambah beban keuangan negara. Jika memang ada penambahan kursi, bisa mengadopsi cara DPR melalui penambahan alokasi kursi pimpinan hanya untuk pemilik kursi terbanyak di DPR, yaitu PDIP,” tegas Arwani Ketua Fraksi PPP MPR itu dalam keterangan tertulisnya, Kamis (22/3/2018).

Karena itu kata anggota Komisi III DPR itu, kritikan fraksinya terhadap substansi UU MD3 tidak berubah sejak pembahasan, pengesahan dan permberlakuan UU MD3 tersebut. PPP bersama NasDem malah walk out dalam rapat paripurna pengesahan tersebut.

Pada rapat gabungan MPR pada Rabu (21/3) kemarin juga tetap keberatan.

*FPPP memberikan minderheit nota (nota keberatan) atas sejumlah isi pokok UU MD3 baik dari sisi redaksi maupun substansi,” kata Arwani.

Karena itu kata Arwani, PPP akan tetap memperjuangkan agar UU MD3 sesuai dengan kehendak rakyat. PPP juga berupaya untuk mengusulkan perubahan UU MD3 berupa legislative review melalui jalur konstitusional.

“Kami akan berikhtiar untuk mengusulkan perubahan UU MD3 berupa legislative review melalui jalur konstitusional yang dimiliki PPP yakni melalui Badan Legislasi DPR RI,” jelas Arwani.

Selain itu PPP berharap Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan permohonan uji materi UU MD3 yang dimohonkan oleh masyarakat agar UU MD3 selaras dengan konstitusi.

“PPP berharap MK mengabulkan gugatan masyarakat,” pungkasnya. (JS)

KOMENTAR
Tags
Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Close