Lintas Daerah

10 Warga Yogyakarta Terkena Leptospirosis, Seorang Meninggal

YOGYAKARTA, SENAYANPOST.com – Selama 2018 ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta mencatat 10 orang terkena leptospirosis, seorang di antaranya meninggal dunia.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan Kabupaten, Novita Krisnaini, kemarin mengatakan, korban yang meninggal karena leptospirosis itu adalah warga Sidokarto, Godean.

“Ada juga yang meninggal tapi saat itu masih dalam status saspek,” katanya.

Mereka yang terkena leptospirosis itu, imbuhnya, tersebar di tujuh kecamatan, yakni Kecamatan Gamping, Kecamatan Prambanan dan  Kecamatan Moyudan masing-masing dua kasus, Kecamatan Ngaglik, Kecamatan Berbah, Kecamatan Turi dan Kecamatan Tempel, masing-masing satu kasus.

“Kasus leptospirosis banyak menyerang di kalangan petani. Dari segi usia, orang terkena leptospirosis di atas 15 tahun,” katanya.

Pada 2017 lalu terjadi 48 kasus, yang 10 di antaranya meninggal.  Penyakit ini dikenal pula dengan sebutan penyakit Weil, Demam Icterohemorrhage, Penyakit Swineherd’s, Demam pesawah (Ricefield fever), Demam Pemotong tebu (Cane-cutter fever), yang kebanyakan ditularkan melalui air kencing hewan khususnya tikus. (AF)

KOMENTAR
Tags
Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Close