FeaturesNasionalPajak

APBN Tak Aman dan Panama Papers Lahirkan Tax Amnesty

JAKARTA (SenayanPost.com) – Program tax amnesty tidak terlepas dari persoalan APBN Indonesia yang tidak aman. Penerimaan negara tidak mencapai target, terutama dari sektor pajak. Ditambah lagi, mencuatnya isu Panama Papers yang mengindikasikan banyaknya dana WNI yang disimpan dan diputar di luar negeri.
“Ini semua tidak terlepas dari isu Panama Papers. Karena ternyata banyak dana warga negara Indonesia yang diparkir dan diputar di luar negeri,” kata Vice Chairman Hendropriyono and Associates Dr. Imam Anshori Saleh, M. Hum, ketika membuka seminar Tax Amnesty and Tax Planning di Jakarta, Rabu (10/8/2016).
(Baja juga: Presiden Bentuk Tim Intelijen Khusus Pengawas Tax Amnesty )
Menurut Imam Anshori Saleh, terasa tidak adil jika para pengusaha berusaha dan menghimpun uang di Indonesia, tapi pajaknya tidak masuk ke dalam negeri.
“Ini tentu jumlahnya sangat besar,” ujarnya.
Kebijakan tax amnesty, lanjut mantan anggota DPR RI periode 1999-2004 ini, juga berlaku untuk wajib pajak di dalam negeri. Baik itu yang sengaja atau tidak sengaja, belum memenuhi kewajibannya sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
(Baca juga: Imam Anshori Saleh: Negara Memanggil Pengusaha Bantu Kesulitan Anggaran )
Dengan lahirnya kebijakan tax amnesty ini, kata Imam, diharapkan akan ada pemasukan dana sebesar Rp 165 triliun.
“Ini jumlah yang besar dan akan mampu membantu perekonomian nasional yang sedang melemah,” imbuh Imam Anshori Saleh. (AF)

KOMENTAR
Tags
Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Close